26 Desember 2008


Kalau anda ingin mencium wangi Bunga,

Maka

Berjongkoklah

(Sumber : Bpk. Drs. H. Fahmi Hidayat, MM)



No. urut boleh 7
tetapi,
SMANGAT No. 1

karena itu yang kita TUJU



KEJAHATAN DAN KEBAIKAN

Adalah sebuah kejahatan ketika kita menistakan kebaikan.
Adalah sebuah kebaikan ketika kita menistakan kejahatan.

Orang tidak bisa terlepas dari baik dan buruk,
sebab itu adalah dua sisi yang selalu berada pada manusia. Tetapi, kita masih selalu diberi kesempatan untuk melihat, dan menilai atas sisi sisi itu.

Sisi adalah hamparan yang luas

Hamparan yang setiap hari kita hadapi

Hamparan yang setiap hari pula kita lewati.

Ia adalah dimensi yang terkadang
secara tidak sadar dicueki Yang kadang secara sadar pula dinikmati

Karena hidup adalah perbuatan (kata sutrisno bachir)

Padahal, HIDUP adalah KATA HATI.

Ia bisa menjilma menjadi EXTASI,

Bisa pula menjadi prestasi.


Sebab, hidup adalah kolaborasi

atas pilihan untuk :


Menistakan kebaikan

atau

Menistakan kejahatan.


16 Desember 2008



Sebagian, bahkan kebanyakan orang mengatakan bahwa Politik itu jahat, kotor dan semua yang berbau dan berlabel jelek. Tetapi, tahukah anda arti sesungguhnya politik itu? Berikut definisi politik yang disarikan dari berbagai sumber :



Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.


Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:

  • politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
  • politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
  • politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
  • politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Nah,......... loe.....


14 Desember 2008

Kesulitan dan kegagalan dalam hidup adalah bunga dinamika
Namun semuanya akan kalah dengan semangat hidup yang tiada pernah padam. Semangat dan keyakinan akan mengalahkan semuanya. Jadi: Pegang erat semangat dan keyakinan itu. Pasti hidup akan berubah menjadi lebih baik.

Selamat Berjuang

13 Desember 2008


Saya : Drs. SUMPONO,
CALEG DPRD KABUPATEN JEMBER DAERAH PILIHAN III.

Menantang Anda :

BERANIKAH ANDA
untuk MEMAJUKAN kehidupan seluruh rakyat
sehingga menjadi lebih berkualitas baik perekonomian, pendidikan, moral, keahlian, kesehatan, penguasaan teknologi dsb....???

Jika anda tertantang...,

BERGABUNG, BERGABUNG DAN BERGABUNG dengan kami.

COBLOS NO. 7

COBLOS NO. 7

Saya adalah penyalur aspirasi anda.
Anda, adalah pemilik bangsa dan negara ini.

JADI,..........

MARI SAMA-SAMA BERJUANG
DEMI KEJAYAAN INDONESIA




11 Desember 2008


JANGAN BICARA KEMISKINAN
SEBAB KITA TIDAK INGIN MISKIN

JANGAN BICARA PENDERITAAN
SEBAB KITA TIDAK INGIN MENDERITA

MARI,...........

BICARA KESEJAHTERAAN
SEBAB KITA SEMUA INGIN SEJAHTERA....!!

AMIN YA ALLAH....................
KABULKAN DO'A SAUDARA KAMI....

08 Desember 2008

anda GOLPUT ?...

Anda Golput ?..... Tidak ada yang melarang. Karena nyoblos bukan kewajiban tetapi hak,

tetapi TIDAK DIANJURKAN..!!!

Namun sebelum anda memutuskan untuk GOLPUT, anda mesti tahu dulu alasannya, sehingga sikap dan pilihan politis itu bisa dipertanggungjawabkan...

Intinya,... jika kelak ada suatu kebijakan dalam sebuah sistem pemerintahan yang merugikan masyarakat banyak, maka layak pula untuk dipertanyakan: KENAPA ANDA GOLPUT?... SALAH SIAPA...? sehingga bisa jadi jika dulu anda tidak GOLPUT tentu pula bisa mempengaruhi proses pembuatan suatu kebijakan, yang ujung dan muaranya, TENTU saja, kebijakan yang dihasilkan akan lebih responsibel dengan output hasil yang maksimal bagi social welfare.

NAH,.. berikut ini perlu anda sikapi. GOLPUT tidak bisa begitu saja dipersalahkan, tetapi harus dilihat dulu historinya:

  • Ada golput teknis, yakni mereka yang karena sebab-sebab teknis tertentu (keluarga meninggal, ketiduran, dan lain-lain) berhalangan hadir ke tempat pemungutan suara, atau mereka yang keliru mencoblos sehingga suaranya dinyatakan tak sah.
  • Ada juga golput teknis-politis, seperti mereka yang tidak terdaftar sebagai pemilih karena kesalahan dirinya atau pihak lain (lembaga statistik, penyelenggara pemilu).
  • Ada pula golput politis, yakni mereka yang merasa tak punya pilihan dari kandidat yang tersedia atau tak percaya bahwa pemilu akan membawa perubahan dan perbaikan.
  • Sekalipun jumlahnya terbatas, ada pula golput ideologis, yakni mereka yang tak percaya pada mekanisme demokrasi (liberal) dan tak mau terlibat di dalamnya entah karena alasan fundamentalisme agama atau alasan politik-ideologi lain.
Nah, ada yang ketiduran (tidak sengaja), ada yang tidak terdaftar (karena kesalahan petugas), ada yang merasa tidak punya pilihan, ada pula yang tak percaya pada mekanisme demokrasi.

Terkait dengan yang terakhir itu, saya kira banyak pemilih yang bersikap karena alasan seperti itu. Kalau memang itu (tidak percaya dengan mekanisme demokrasi) yang terjadi,... maka MULAI SAAT INI,..ANDA JANGAN GOLPUT..!!!,

sebab, PARTAI GERINDRA hadir untuk menghilangkan kehausan anda akan kebenaran sistem demokrasi. Karena itu, segera bergabung dengan kami.

RAPATKAN BARISAN,...MANTAPKAN LANGKAH, SONGSONG PANDANGAN KE DEPAN. dan TETAPKAN HATI ...!!!


PILIH PARTAI GERINDRA, Coblos Drs. SUMPONO. No. Urut 7 Dapil III. KAMI akan bersama anda merumuskan kebijakan sehingga anda tidak lagi menjadi korban ketidakberdayaan mekanisme demokrasi.

PERCAYALAH ...........

25 November 2008

BEGINI CARA MENCOBLOS

Jangan Salah Pilih sebab,
akan sangat kasihan rakyat dan negara ini kalau anda salah memilih. Percayakan kepada kami. Kami akan berjuang habis-habisan untuk kesejahteraan kita semua.

Skali lagi : JANGAN SALAH PILIH...BAHAYA..!!!!!


24 November 2008

PENCERAHAN

Kenapa harus GERINDRA ??

sebab, GERINDRA adalah :
  • PARTAI PENCERAHAN
  • SOLUSI dari KEBEKUAN carut marut kesulian hidup yang terus menghimpit belakangan ini.
Karena itu :

  1. "Jangan ragu sedikitpun terhadap GERINDRA. Kami akan mempertanggungjawabkan semua aspirasi anda, selama masih dalam koridor hukum dan perundang-undangan dan ETIKA masyarakat lokal dan pada umumnya"
  2. Mari, kita semua, bergandengan tangan, bahu membahu untuk kembali meraih kejayaan Indonesia. Indonesia Raya. Rakyat adil, makmur dan sejahtera.
  3. Sebab, ......... Lagu kita masih sama : INDONESIA RAYA

21 November 2008

ASURANSI KECELAKAAN

ANDA BELUM PUNYA ASURANSI KECELAKAAN ?
HUBUNGI SAYA SEGERA !!!
ANDA AKAN MENDAPATKAN ASURANSI KECELAKAAN GRATIS, SEKALI LAGI GRATIS, ALIAS TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

SEGERA HUBUNGI ...........
SMS KE 0331 - 3602345
siapapun ANDA,: PETANI, NELAYAN, PEDAGANG, PEKERJA KEBUN, PEKERJA GUDANG TEMBAKAU, SANTRI, TUKANG OJEK, SOPIR, MAHASISWA.... YANG ISLAM, KRISTEN, HINDU, BUDHA, KATOLIK, JAWA, MADURA, SUMATRA, KALIMANTAN, ......PENDEK KATA, SIAPAPUN ANDA. SKALI LAGI, SIAPAPUN ANDA!!!....
GRATIS TIS TIS..... ANDA TERLINDUNGI......
DIJAMIN!!!

19 November 2008

Ngantri AIR,..? OALAAHH MAAKK... DI ARAB AJA TIDAK BEGITU...


TIDAK HANYA MINYAK, ELPIJI, BERAS, ...............

AIR JUGA HARUS NGANTRI............

OALAAHH MAAAKKK,.......

TOLOOOONG GUSTI ALLAH ...............

NGANTRI AIR..? OOALAAH MAAKKK.....

drs sumpono

PUNYA SIAPA...... MAAKKK

OALAH MAAAAKKKK..........



MEWAH DERITA KETAWA MERDEKA



KAPAN BERAKHIR ..........

ada yang senang-senang, tidur di hotel kamar mewah,

Tukul ketawa ketiwi,

rakyat antree minyak, sembako, bbm mahal, susu mahal, pupuk susah, banjir, longsor, puting beliung,

kapan.... kapan.... semuanya ini akan berakhir hingga kita semua bangsa Indonesia tidak terpuruk terus dalam kemiskinan dan kesengsaraan ???

Duh Gusti ???? Tolong kami....

09 November 2008

MANIFESTO


Kebijakan perekonomian harus mendukung cita-cita welfare state (negara kesejahteraan) yang berkeadilan. Untuk itu diperlukan langkah yang tepat untuk menormalisasi kehidupan ekonomi rakyat dengan kembali memperjuangkan paham ekonomi kerakyatan.

Sejak era Orde Baru, ekonomi Indonesia cenderung berwatak kapitalistik. Meskipun tumbuh dengan stabil, pemerataan masih menjadi isu utama. Angka kemiskinan absolut dan pengangguran memang berhasil dikoreksi dengan baik, namun liberalisasi ekonomi pada tahun 1980-an telah menyebabkan Indonesia rentan terhadap krisis ekonomi. Krisis ekonomi 1997-1998 merupakan buah liberalisasi yang didorong oleh kekuatan-kekuatan organisasi dana moneter internasional (IMF) sehingga pembangunan Indonesia mengalami kemunduran bertahun-tahun.

Keadaan ekonomi di era reformasi bertambah buruk. Identitas liberal-kapitalistik semakin nyata dan terbukti dengan berbagai produk aturan yang liberal. Kendali kebijakan ekonomi tetap di tangan ekonom yang bermazhab neoliberal yang memasarkan resep Konsensus Washington dengan privatisasi, liberalisasi dan deregulasi. Privatisasi dilakukan dengan menjual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada pihak asing. Kemudian peran pemerintah/negara dalam ekonomi semakin dikikis dan diserahkan pada mekanisme pasar sebebas-bebasnya karena dianggap distorsi terhadap pasar. Liberalisasi dilakukan dengan menghilangkan proteksi dan subsidi. Selanjutnya, investasi asing masuk dengan fasilitas yang mudah dan luas tanpa kendali.

Keadaan ini telah menciptakan dominasi asing dalam kepemilikan unit ekonomi. Ekonomi rakyat makin tersisih. Siapa yang kuat, dialah yang menang. Terjadi kesenjangan antara yang miskin dan yang kaya, tidak ada pemerataan. Pembangunan ekonomi hanya dinikmati segelintir orang.

Sistem ekonomi liberal-kapitalitik harus dikoreksi karena gagal mensejahterakan rakyat. Partai GERINDRA memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Kebijakan perekonomian harus berdasar pada UUD 1945 pasal 33 ayat (1), (2), dan (3), sebagai ruh dari setiap kebijakan ekonomi. Karena itu kepemilikan negara terhadap alat-alat perekonomian dan kekayaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus tetap dipertahankan, dan diusahakan pengembalian seluruh alat-alat perekonomian dan kekayaan yang telah berpindah kepemilikan terutama yang erat kaitannya dengan keamanan nasional.

Partai GERINDRA akan mengembangkan koperasi sebagai bangunan ekonomi yang ideal pada dataran mikro dan makro. Koperasi merupakan soko guru perekonomian, sebagai prinsip dasar susunan perekonomian Indonesia. Koperasi merupakan bentuk nyata dari usaha bersama yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Koperasi harus dihidupkan dan digerakkan sebagai usaha bersama untuk kesejahteraan bersama. Partai GERINDRA menempatkan koperasi sebagai model ideal susunan perekonomian Indonesia dengan sebuah harapan yang kuat untuk menghilangkan corak individualistik dan kapitalistik dari wajah perekonomian Indonesia.

Sebagai negara agraris, prioritas pembangunan ekonomi harus lebih banyak dicurahkan pada sektor pertanian, sebagai sektor profesi terbesar bangsa ini. Dalam konteks ini diperlukan penataan untuk menyelesaikan masalah-masalah klasik di sektor pertanian seperti pengadaan pupuk, benih, lahan, infrastruktur, modal dan pemasaran hasil pertanian. Kebijakan terintegrasi yang berpihak pada petani akan menjadikan sektor pertanian Indonesia maju dan sebagai bangsa kita akan berdaulat secara pangan.

Potensi ekonomi lain yang perlu mendapat perhatian adalah sektor kelautan. Tiga perempat wilayah Indonesia merupakan lautan dengan garis pantai terpanjang setelah Kanada. Identitas kita sebagai negara maritim perlu diperkuat dengan menjadikan laut sebagai lahan penghidupan rakyat.

Perlu ditata ulang hubungan petani dan tanah, hubungan pekerja dan industri, hubungan penjaja dan pasar, hubungan nasabah dan perbankan. Dunia usaha harus digairahkan. Pemerintah melindungi dunia usaha. Monopoli harus dicegah, baik dalam sektor industri maupun distribusi. Pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha harus dilindungi dari praktek monopoli dan konglomerasi.

Tak dapat dihindari pembangunan membutuhkan biaya. Penerimaan negara dari pajak harus lebih ditingkatkan dengan memberi kepercayaan kepada wajib pajak bahwa dana pajak akan dikembalikan untuk pembangunan. Selama ini biaya pembangunan sedikit banyak bergantung pada pinjaman lunak dan hibah. Mekanisme hutang luar negeri yang sering digunakan pemerintah sebagai sumber pembiayaan, telah menjadi kebiasaan buruk. Hutang telah menjadikan negara ini tidak berdaulat secara ekonomi. Setiap kebijakan ekonomi pemerintah tak lepas dari kontrol asing sebagai donatur.

Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada hutang luar negeri. Sumber-sumber pembiayaan dari dalam negeri diutamakan antara lain dengan pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan nasional. Karena itu, perlu renegosiasi (peninjauan ulang) terhadap kontrak karya di berbagai bidang seperti pertambangan yang tidak menguntungkan kepentingan rakyat. Partai GERINDRA menolak peminjaman hutang luar negeri baru karena akan menambah beban rakyat melalui APBN.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah penarikan modal asing ke dalam negeri melalui Penanaman Modal Asing (PMA) di luar sektor-sektor hilir (bukan terkait kekayaan alam). Untuk itu diperlukan stabilitas politik, kepastian hukum, dan jaminan keberlangsungan produksi termasuk tersedianya pekerja yang berkualitas. PMA perlu diatur sehingga mendukung pembangunan bukan menguasai ekonomi nasional.

Partai GERINDRA mendukung dunia usaha dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi berkembangnya wirausaha/wiraswasta (enterpreneur) khususnya usaha kecil dan menengah. Wujud dukungan tersebut termasuk kredit mikro dan pengurangan jumlah izin dan aturan yang dapat menghambat investasi dan dunia usaha. Birokrasi pemerintahan harus dikurangi agar iklim usaha yang kondusif dapat tercipta.

Sementara itu, globalisasi berwatak neoliberal yang kini melanda dunia, perlu disikapi secara kritis. Di bidang ekonomi, globalisasi belum menguntungkan negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Perdagangan dunia tetap dikuasai negara-negara maju tertentu. Dalam globalisasi dan perdagangan bebas, Indonesia hanya menjadi pasar, obyek dari sebuah sistem ekonomi dunia yang tidak berimbang. Karenanya, Partai GERINDRA senantiasa berpegang teguh pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia, dan menolak setiap sistem ekonomi yang jelas-jelas merugikan dan menyengsarakan rakyat.

Partai GERINDRA menolak bentuk liberalisasi perdagangan seraya mengedepankan kebijakan proteksi bagi komoditas perdagangan dalam negeri. Kebijakan liberalisasi perdagangan yang kini diterapkan Indonesia baik dalam hubungan bilateral maupun multilateral, berpangkal pada kontrol kuasa ekonomi asing terhadap Indonesia. Indonesia dan negara-negara berkembang dipaksa mencabut subsidi terhadap berbagai komoditas strategis sehingga memungkinkan bagi produk yang datang dari negara lain, dalam hal ini negara maju seperti AS dan Uni Eropa, bisa bersaing bebas. Namun di sisi lain, negara-negara maju tersebut menerapkan kebijakan subsidi bagi produksi komoditas mereka untuk melindungi kepentingan mereka sendiri. Partai GERINDRA mendukung dilakukannya peninjauan kembali terhadap undang-undang yang syarat kepentingan asing seperti UU Penanaman Modal dan UU Migas.

Terkait privatisasi, Partai GERINDRA menolak kebijakan privatisasi atas BUMN. BUMN sebagai organ taktis bisnis negara memiliki peran yang signifikan dalam menambah pemasukan negara serta pelayanan kepada masyarakat. Eksistensi BUMN merupakan wujud kedaulatan ekonomi Indonesia dalam mengelola sumber daya produksi yang ada di negara ini. BUMN harus efisien, efektif, dan bukan menjadi sapi perah dari korupnya struktur birokrasi negara. Karena itu, BUMN harus dikelola oleh manajemen yang profesional dan tidak menjadi tempat penampungan penempatan politik.

Partai GERINDRA menyetujui partisipasi modal swasta, modal dalam negeri maupun asing, di dalam susunan modal perseroan-perseroan BUMN, berupa investasi pasif (portfolio investment). Dengan demikan, BUMN yang memerlukan tambahan modal akan tetap dikendalikan oleh pemerintah selaku pemegang saham penentu (controlling shareholder) dan saham pemerintah merupakan “Golden Share.” Pemodal swasta dalam negeri maupun asing tetap sebagai investor pasif.

Partai GERINDRA menuntut adanya pengajuan penghapusan hutang luar negeri yang dikorup (odious debt). Hutang luar negeri adalah sumber masalah. APBN yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan umum, dialokasikan membayar hutang. Sementara alokasi lain seperti pendidikan dan kesehatan mendapat jatah yang kecil. Padahal kebijakan peminjaman hutang oleh pemerintah pun seringkali tidak tepat guna bahkan banyak dikorupsi para pejabatnya sendiri. Permohonan penghapusan hutang luar negeri merupakan cara legal dan sah untuk mengurangi beban hutang dan tak akan membuat citra buruk Indonesia di dunia Internasional. Cara ini dilakukan negara-negara lain. Karena itu, langkah penghapusan hutang luar negeri yang dikorup adalah langkah strategis agar penggunaan APBN sebagai dana rakyat bisa maksimal untuk kesejahteraan rakyat.

Partai GERINDRA memandang perlunya dibuat Garis-Garia Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai perencanaan, arah dan ukuran pembangunan ekonomi. Amandemen UUD 1945 (1999-2002) telah menyederhanakan tugas MPR dengan tidak diberikan wewenang dalam menyusun GBHN. Lebih buruk lagi, penyusunan GBHN tidak dilimpahkan kepada Lembaga Tinggi Negara mana pun. Sehingga pembangunan ekonomi Indonesia berjalan tanpa perencanaan jangka panjang.

INILAH 3 DIVA
yang siap mensukseskan GERINDRA menjadi Partai pemenang Pemilu 2009. Dengan Prabowo Subiyanto menjadi Presiden.

Diharapkan dengan terpilihnya Prabowo, akan membawa perubahan-perubahan mendasar bagi kemajuan bangsa dan negara yang berlandaskan pada Wellfare State. Negara yang mendasarkan pada kesejahteraan sosial dan bukan kepada liberalisasi dan kapitalisasi perekonomian.

Ekonomi rakyatlah yang seharusnya menjadi pilar bagi negara. BUMN akan dikelola oleh bangsa secara profesional semata mata untuk kemakmuran rakyat bersama. Bukan dijual kepada asing, yang ujung ujungnya akan menguntungkan pihak asing yang bermodal besar, sementara rakyat tidak dapat menikmati.

Tengoklah Freeport di Timika misalnya, Emas dan tembaga dikuras habis. Selebihnya penduduk lokal hanya mendapatkan sedikit bagian. Inikah yang akan anda semua pertahankan ?.....Inikah yang akan anda terus inginkan..? TIDAK BUKAN ??,

Kalau tidak,...maka mulai saat ini TETAPKAN HATI, mari anda yang membaca ini jangan lupa 9 April 2009, PILIHLAH DRS. SUMPONO Caleg Dapil 3 Urutan nomor 7 untuk menjadi wakil anda di DPRD Kabupaten Jember. Dan bersama anda kami akan mencoba untuk melakukan perubahan-perubahan yang mendasar dan fundamental. JANGAN RAGU SEDIKITPUN........
Selamat datang di situs DRS. SUMPONO, CALEG DAPIL 3 JEMBER UNTUK DPRD KABUPATEN JEMBER.

ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB.
SALAM SEJAHTERA.

SEBELUM JAUH MENGIKUTI WEB INI, KAMI PERINGATKAN KEPADA ANDA SEMUA :

"JANGAN SALAH MEMILIH"

Sebab kalau anda salah dalam memilih, maka akibatnya akan fatal bagi sluruh masyarakat. Karena itu pilihlah caleg yang benar-benar ingin bekerja dalam tujuan yang jelas, yaitu mensejahterakan masyarakat dalam satu kesatuan Negara republik Indonesia. Dan,..hanya caleg GERINDRA lah yang memungkinkan untuk itu. Karena itu sebelum anda memutuskan untuk memilih DRS. SUMPONO, pelajari terlebih dahulu.
Akhirnya, selamat kepada anda semua.
BANGUNLAH BADANNYA, BANGUNLAH JIWANYA, UNTUK INDONESIA RAYA